Ad
Ad

Kinerja Perempuan yang Optimal Dimulai dari Dukungan Kantor

Header Diajeng Fasilitas Kantor Ramah Perempuan. FOTO/iStockphoto

Banyak perempuan berhenti bekerja kantoran bukan karena kurang kompeten, melainkan karena kesulitan menyeimbangkan karier dan peran sebagai ibu akibat minimnya dukungan lingkungan kerja.

Kondisi ini kerap berujung pada jeda karier dan pengurangan jam kerja, atau peralihan ke sektor kerja paruh waktu dengan upah lebih rendah dan perlindungan kerja yang kurang.

Melansir tulisan di jurnal Behavioral Sciences (2024), penelitian lintas negara menunjukkan sekitar 24 persen perempuan keluar dari dunia kerja pada tahun pertama setelah melahirkan, 17 persen masih tidak bekerja setelah lima tahun. Persentasenya menjadi 15 persen hingga sepuluh tahun kemudian.

Sementara mengutip artikel di situs IBCWE, sekitar 40 persen perempuan di Indonesia berhenti dari pekerjaan formal setelah menikah dan memiliki anak, kemudian perannya bergeser menjadi caregiver tidak berbayar.

Fenomena ini dikenal sebagai motherhood penalty, yang berakar pada stereotip bahwa perempuan adalah pengasuh utama.

Akibatnya, ibu yang ingin kembali bekerja sering dipersepsikan kurang kompeten atau kurang berkomitmen terhadap pekerjaannya.

Alih-alih memperdebatkan multiperan perempuan, sudah saatnya perusahaan merefleksikan sistem kerja yang fleksibel dan fasilitas kerja ramah perempuan.

Lalu, dukungan apa yang bisa dilakukan oleh pemberi kerja atau perusahaan agar perempuan tetap bisa bertahan, berkembang, dan bekerja secara layak?

Disclaimer: Semua artikel yang ada di blog ini hanyalah contoh atau dummy untuk keperluan pembuatan dan demo template Blogger. Kontennya tidak mencerminkan informasi atau berita yang sebenarnya.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Kinerja Perempuan yang Optimal Dimulai dari Dukungan Kantor
  • Kinerja Perempuan yang Optimal Dimulai dari Dukungan Kantor
  • Kinerja Perempuan yang Optimal Dimulai dari Dukungan Kantor
  • Kinerja Perempuan yang Optimal Dimulai dari Dukungan Kantor
  • Kinerja Perempuan yang Optimal Dimulai dari Dukungan Kantor
  • Kinerja Perempuan yang Optimal Dimulai dari Dukungan Kantor

Posting Komentar

Ad
Ad
Ad